Jumat, 23 April 2010

Pertumbuhan & Perkembangan pada Tumbuhan

Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan berbiji diawali dengan pertemuan sel kelamin jantan dan betina, menjadi biji, berkecambah, dan tumbuh menjadi tanaman. Perumbuhan dan perkembangan terjadi pada bagian-bagiantertentu, seperti batang dan ujung akar. Pertumbuhan ini disebut dengan pertumbuhan terminal.

1. Pertumbuhan Terminal.
a) Daerah Pembelahan/Daerah Meristematik
Daerah ini merupakan daerah yang paling ujung. Terjadi pembentukan sel-sel baru melalui pembelahan sel pada daerah ini. Ciri-ciri sel disini adalah inti selnya relatif besar, berdinding sel tipis, dan aktif membelah diri.
b) Daerah Pemanjangan
Daerah ini merupakan hasil pembelahan sel-sel meristem di daerah pembelahan. Sel-sel tersebut akan bertambah besar ukurannya, sehingga membentuk daerah pemanjangan.
c) Daerah Diferensiasi
Daerah ini terletak di belakang daerah pemanjangan. Sel-sel disini teleh mengalami diferensiasi. Sebagian sel berdiferensiasi menjadi epidermis, korteks, empulur, xilem, dan floem, dan sebagian lagi menjadi jaringan parenkim, jaringan penunjang kolenkim dan sklerenkim, dan sebagainya.

Pertumbuhan pada tumbuhan dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
a) Pertumbuhan primer
Pertumbuhan primer merupakan pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer. Titik tumbuh primer terdapat pada ujung akar atau ujung batang. Sifat dari pertumbuhan ini adalah vertikal, dengan memperlihatkan perpanjangan pada bagian ujung akar dan ujung tunas. Tempat terjadinyapertumbuhan ini disebut daerah meristem apikal.
b) Pertumbuhan Sekunder
PErtumbuhan ini disebabkan oleh kegiatan jaringan kambium yang bersifat meristematik, yaitu sel-selnya selalu aktif membelah diri. Kambium hanya terdapat pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Pertumbuhan sekunder menyebabkan diameter batang bertambah besar.

2. Metagenesis pada Tumbuhan
Metagenesis adalah pergiliran daur hidup antara generasi yang bereproduksi secara seksual (generatif) dan generasi yang lainnya secara aseksual (vegetatif). Hal ini bisa dilihat dengan sangat jelas melalui tumbuhan paku dan tumbuhan lumut. Mereka memiliki generasi seksual yang disebut generasi gametofit dan generasi aseksual yang disebut generasi sporofit. Tumbuhan lumut biasanya merupakan generasi gametofit, sedangkan tumbuhan paku biasanya merupakan generasi sporofit. Generasi gametofitnya bernama protalium.



Tumbuhan Paku


Tumbuhan Lumut


Metagenesis Tumbuhan Lumut & Paku




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar